Ulil Ngeyel Mirip Bani Israel

Assalamu’alaikum. Kasus Irshad Manji memperlihatkan pada kita, bahwa sebagian dari warga bangsa ini sudah dirasuki pemikiran kaum liberalis. Tak sedikit orang membela feminis lesbian asal Kanada tersebut, padahal dua bukunya jelas-jelas menentang ajaran Allah swt. Ironisnya, yang membela Manji sebagian besar adalah ummat Islam. Astagfirullah!

Di depan jamaah Kamis Malam Ar-Rahman Quranic Learning (AQL), saya menejelaskan fenomena ini persis seperti masa Bani Israel. Sebagaimana Anda ketahui, sifat-sifat Bani Israel yang digambarkan adalah manusia yang keras kepala, membangkang, pesimis, tamak terhadap dunia, pengecut, suka menghina, mengolok-olok nabi, sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Ahzab ayat 68:

Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa.” (Al-Ahzab: 69)

Salah satu keburukan yang dilakukan Bani Israel adalah pernah mengarang al-kitab. lalu mereka mengatakan ini dari Allah. Ini dikisahkan dalam al-Qur’an surah al-Baqarah berikut ini:

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.” (Al-Baqarah 2:79)

Saudaraku yang dirahmati Allah, apa yang dilakukan Bani Israel mirip dengan aktivitas Jaringan Islam Liberal (JIL). Melalui organisasi ini, sejumlah aktivisnya mencoba menyebarkan keraguan terhadap ajaran Allah yang diwahyukan lewat al-Qur’an. Untuk kasus Manji ini, mereka mencoba merusak pemahaman ummat Islam dengan menjustifikasi lesbianism dengan kedok hak asasi. Berikut ini, sahabat kita Muhammad Aly El-Bhoney mencoba membuat sedikit rangkuman tadabbur Qur’an di kelas Kamis malam. Selamat membaca!

*****

Kalau betul kaum Luth dihujani batu, karena lesbianism, kenapa Tuhan tidak melakukan hal yang sama sekarang pada mereka? Kok mereka aman-aman saja?

Begitulah bunyi tweet Ulil Abshar Abdalla via akun Twitter-nya @ulil. Tweetyang ditujukan pada para penentang Irshad Manji tersebut sangat jelas menantang Allah swt. Naudzubillah min Dzaalik! Kelancangan aktivis JIL ini sangat menyakitkan dan membuat berang bagi seluruh ummat Islam.

Tweet tersebut juga sangat jelas mengindikasikan keraguan Ulil pada al-Qur’an, dimana dikisahkan kaum Sodom, umat Nabi Luth AS diazab oleh Allah, karena suka melakukan perkawinan sejenis. Kisah ini dituliskan dalam Al-Quran Surat Al-A’raf: 80-84.

 

Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun sebelum kalian. “

Sesungguhnya kalian mendatangi laki-laki untuk melepaskan syahwat, bukan kepada wanita; malah kalian ini kaum yang melampaui batas.”

Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Usirlah mereka dari kotamu ini, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri.”

Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan). Dan Kami turunkan kepada mereka hujan (batu); maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa itu.

Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah swt. Marilah kita semua menjaga keyakinan dan kepercayaan kita kepada Allah. Jangan hanya mempertuhankan ilmu yang ada dalam diri kita. Tapi kita semua harus berkeyakinan, bahwa semua ini, hidup, mati, dan apapun yang terjadi di dunia dan di akhirat, semata-mata karena Allah swt.

Laailaaha Illallah, kalimat Tauhid yang mengakui ketauhidan Allah itu, semoga memberkati kita semua agarn menjaga lisan dan pemikiran atau keyakinan kita. Sebab, jika kita ngeyel seperti Ulil, maka kita akan menjadi murtad, bahkan kafir. Saudaraku, jika kita terus berada pada jalan Allah, Allah akan menurunkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua dan tentunya bagi negeri yang kita cintai ini. Dan kita semua mati dalam keadaan yang beriman. Amin ya Rabbal Alamin. Wallahu a’lam bi showaab! (Muhammad Aly El-Bhoney)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s