Your Life is Your Choice

Image

 

Assalamu’alaikum. Sahabat dakwah yang dirahmati Allah swt. Hidup adalah pilihan. Masa depan Anda tergantung dari pilihan Anda sekarang. Apakah Anda memilih kesuksesan di dunia saja? Atau akhirat? Atau kesuksesan di dunia dan akhirat. Hidup adalah pilihan.

Saudarku, dalam Kuliah Dhuha Minggu kemarin, DKM Ar-Rahman Quranic Learning (AQL) Islamic Center kembali mengundang Ustaz Felix Siauw, seorang Islamic Inspirator. Penulis buku Muhammad Al-fatih 1453 ini mengambil temaLife is Your Choice.

Berikut rangkuman dari kuliah dhuha yang berlangsung pukul 08:30-10:30 wib ini, yang ditulis oleh Muhammad Aly-El-Bhoney dari DKM AQL. Selamat membaca!

***

Saudaraku, hidup tidak akan lebih mudah jika tidak dilandasi dengan Tauhid. Dengan ketauhidan, maka kita akan diberikan keyakinan, bahwa Allah swt senantiasa Sang Pemberi Rezeki dan memberikan kekuatan pada kita untuk mendapatkan rezeki, sehingga kita bisa menikmati hidup dengan baik.

Tahukah Anda? Umur rata-rata manusia itu 63 tahun, sebagaimana Rasulullah SAW. Lebih dari usia tersebut, berarti Allah memberikan bonus. Sementara kita akan berada di alam kubur selama 7000 tahun. Kemudian yaumul masyhar selama 50.000 tahun. Setelah mengalami tempat-tempat itu, masih ada dua jalan yang kemudian akan ditempuh oleh manusia: Surga dan Neraka. Pertanyaannya: apa yang bisa di lakukan selama 63 tahun atau lebih dari 70 tahun di dunia ini?

Tentu, bagi mereka yang memiliki ketauhidan, akan memperbanyak sedekah atau infaq. Sebab, bukan mobil mewah atau rumah besar yang dibutuhkan untuk ke akhirat. Ketika seseorangbertemu dengan Allah (baca: setelah meninggal), yang ditanya bukan berapa harta yang kamu bawa, berapa mobil yang kamu miliki di dunia, tapi yang ditanya adalah, berapa banyak amal shalih, sedekah dan infaq yang telah kau berikan kepada orang lain.  Di sinilah kita diuji tentang ikhlas karena Allah Swt “ Lillahi Billahi dan Ma’allahi ”. Semua yang kita lakukan karena Allah, bersama Allah, Insya Allah. Allah swt bersama kita.

Hidup adalah pilihan. Apapun yang kita inginkan, tergantung pada diri kita dan itu harus ditentukan dari sekarang. Jadi harus ada tujuan. Memang, setiap tujuan pasti punya hambatan. Tujuan dan hambatan itu tidak akan pernah menyatu. Namun, kita tidak perlu takut dengan hambatan. Sebab, ciri-ciri orang yang cuma focus sama hambatan tidak akan jadi sukses.

Rasulullah saw ketika berdaqwah, dilempari batu atau sandalnya dikotori. Itu hambatan. Namun Rasulullah SAW tidak pernah fokus pada hambatan. Ia tetap pada tujuannya, yakni menyebarkan ajaran agama Allah swt.

Saudaraku, bagi orang-orang yang pilihan hidup mereka tidak menyembah kepada Allah swt, tidak mempergunakan anggota tubuhnya atau perbuatannya dengan baik, maka mereka akan dikumpulkan di naraka jahannam dan bahkan lebih sesat dari binatang, sebagaimana Firman Allah dalam Al-Qur’an :

 

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإِنسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُوْلَئِكَ كَالأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُوْلَئِكَ هُمُ الْغَافِلُون (َالأعراف :179)

 Artinya : Dan sungguh, akan kami isi neraka Jahannam banyak dari kalangan  jin dan manusia . Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka memiliki mata, tetapi tidak di pergunakannya untuk melihat( tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga ,tetap tidak di pergunakan untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah) . Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah atau lalai. Al-A’raf : 179)

Sahabat–sahabat  yang dimuliakan Allah swt, ada 3  cerita dalam menikmati kehidupan.

 

1. Orang Pertama: Hidupnya berfoya-foya. Setiap hari atau waktunya hanya dipergunakan dengan sesuatu yang tidak bermanfaat.  Pacaran, mendengarkan music, dll. Ketika adzan berkumandang, ia tidak mendirikan sholat. Padahal ibunya memerintahkannya sholat. Ia malah mematikan musik dan terus menelepon pacarnya.

Pada suatu ketika, hidupnya berakhir dengan tragis. Tanpa diduga, ia mengalami kecelakaan. Ia tewas dalam kecelakaan itu. Tak satu pun tahu ajalnya. Ia pun masuk ke dalam neraka dan dimintai pertanggungjawaban apa-apa yang sudah dilakukan dalam hidupnya di dunia.

2.Orang Kedua:  Hidupnya di laut di sebuah perahu. Namun ketika mendengarkan adzan, ia segera mendirikan shalat di pinggir perahu. Tanpa diduga, ajalnya pun menjemput dalam sebuah kecelakaan bersama Orang Pertama. Alhamdulillah, Orang Kedua ini masuk ke dalam surga Allah, karena dalam hidupnya ia selalu mendirikan shalat lima waktu setiap harinya.

3. Orang Ketiga: seorang wanita yang dalam hidupnya selalu bersenang-senang dengan tipu daya dunia. Ia sibuk dengan pekerja kantor. Apabila adzan, tiba waktu shalat, wanita ini seringkali diajak teman kantorannya untuk mendirikan shalat, tapi ia menolak ajakan temannya dengan kata: “Saya tidak shalat ”. Pada akhirnya, si wanita ini tanpa sengaja mengalami kecelakaan. Tabrakan maut. Wanita sibuk ini masuk ke neraka. Ia dimintai pertanggung jawabnya selama hidupnya di dunia.

Saudaraku yang dirahmati Allah swt. Hidup ini penuh dengan cobaan. Sebaik-baiknya cobaan yang dihadapi orang yang beriman adalah mengembalikan atau dengan cara mengharap bantuan hanya kepada Allah swt. Itu agar kita diberikan pilihan hidup yang mulia di sisi Allah swt. Dan setelah dimatikan dan kembali kepada Allah, kita dalam keadaan beriman. Mudah-mudahan kita mengakhiri  hidup dengan husnul khotimah, yakni dengan mengisi hari-hari kita dengan amalan-amalan atau ibadah hanya kepada Allah swt. Dengan begitu, kita akan dimasukkan oleh Allah swt ke dalam jannah-Nya. Amin ya Rabbal alamin. (Muhammad Aly El-Bhoney)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s