“Keistimewaan Sistem Kewarisan Islam”

Image

 

Assalamu’alaikum,wr,wb. Sahabat dakwah yang dirahmati Allah swt, kembali kita di pertemukan oleh Allah dalam acara Madrasah Dhuha, yang sudah berjalan beberapa bulan yang lalu. Dan Alhamdulillah bertepatan pada hari Ahad 23/09/2012 DKM (AQL) Islamic Center mengadakan kembali “Grand Opening  Madrasah Dhuha” yang menampilkan  Ustadz Muh.Abduh Yazid & Ustadz Hendra Hudaya. Beliau adalah Salah satu pakar tentang Ilmu Kewarisan Islam . dan beliau menyelesaikan studynya di Gontor Ponorogo, Lanjut di pesantren yang ada di Sulawesi selatan yaitu Pondok-Pesantren Darul Huffadh dan Alhamdulillah sekarang beliau sudah menerbitkan Buku pelajaran Faroidh yang kini sudah di pelajari santri-santri yang ada di AQC (Ar-Rahman Qur’anic Collage) yang ada di Bogor, Cirimpak Mega mendung. “Ust.Muh.Abduh Yazid”.

Tentunya Madrasah Dhuha ini insya Allah akan diadakan terus berlanjut di setiap minggu pada hari Ahad, dengan beberapa materi yaitu Ilmu Tauhid (Asmaa’ul Husna), Ilmu Hadist (Hadist Arba’iin), Sirah Nabawiyyah (Sejarah Nabi, sahabat, dan Khulafaa’u Rasyidiin),  Kristiologi dan Masih banyak materi yang lain insya Allah.

Kuliah Dhuha kali ini bertema : “ Ilmu Kewarisan Islam ”. Ilmu waris adalah ilmu yang sangat sedikit sekali dipelajari untuk saat ini.Namun sudah menunjukkan kemuliaan ilmu waris karena Allah Ta’ala telah merinci dalam Al Qur’an mengenai hitungan warisan. Dan Allah yang memberikan hukum seadil-adilnya. Beda dengan anggapan sebagian orang yang menganggap hukum Allah itu tidak adil karena suuzhonnya pada Sang Kholiq.(Naudzubillah min Dzaalik)

Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an  dalam Surat An-Nisa,

Artinya “Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu : bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan[272]; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua[273], Maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, Maka ia memperoleh separo harta. dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), Maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, Maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”(QS.An-Nisaa: 11)

Di ayat lain Allah swt berfirman di Lanjutan ayat ini yang mana ayat ini sangat menarik dan luar biasa sekali bagi kita semua yang mana Ilmu waris ini sudah menjadi ketentuan dari Allah swt dan ini merupakan batas-batasan Allah swt dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasulnya maka akan memasukkan kedalam surga serta mendapat kemenangan, kemudian lanjutan ayat itu Adzab bagi yang mengingkari ketentuan atau batas-batas yang di tentukan Allah swt serta mendapat Adzab yang sangat pedih. Dalam firman Allah swt :

Artinya :  (Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah kemenangan yang besar.(QS.An-Nisa:13)

Artinya :  Dan Barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.(QS.An-Nisa:14)

Sahabat Dakwah yang di rahmati Allah swt, di dalam acara Grand Opening Madrasah Dhuha yang mana salah-satu Jama’ah yang mengajukan pertanyaan, yang mana pertanyaan ini hanya memudahkan antara sesame manusia menurut pandangan mayoritas, Namun tidak se enak kita untuk melakukan seperti itu, karena mengenai ilmu waris sudah di tetapkan dalam Al-Qur’an dan merupakan batas-batas dari Allah swt, berikut pertanyaan dari jama’ah yaitu :Bagaimana kalau setiap harta itu di Bagi Rata yang jelas Sama-sama Ikhlas?

Jawabnya: di dalam pembagian ahli waris itu tidak bisa harus di bagi rata karena dalam masing-masing ahli waris atau anak laki-laki dan perempuan harus pendapatkan hak masing-masing dan ini merupakan ketentuan dan ketetapan Allah swt,

Lanjut, kalau sebenarnya pembagian waris di bagi Rata itu baik sebenarnya, tapi apakah kita semua tidak takut dengan hukum-hukum Allah, di banding kita mengikuti keinginan dan perhitungan masing-masing, yang jelas percaya saja dengan hukum Allah. “Ujar Ust. Abduh Yazid”

Bagaiman dengan Ashobah?Ashobah yaitu orang yang mendapatkan warisan dari kelebihan harta setelah diserahkan pada ashabul furudh.

Urutan ‘ashobah dari yang paling dekat:

  1. Anak laki-laki
  2. Anak dari anak laki-laki (cucu)
  3. Ayah
  4. Kakek
  5. Saudara laki-laki seayah dan seibu
  6. Saudara laki-laki seayah
  7. Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah dan seibu (keponakan)
  8. Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah (keponakan)
  9. Paman
  10. Anak paman (sepupu)
  11. Jika tidak didapati ‘ashobah, baru beralih ke bekas budak yang dimerdekakan.

Berikut ini Salah-satu contoh dalam pembagian waris :

Contoh soal :

Seorang laki-laki meninggal dunia dan meninggalkan 1 anak perempuan dan seorang ayah.

Jawab:

Ayah: 1/6 + 2/6 ‘ashobah

Anak perempuan: 1/2 karena hanya satu, tidak ada anak laki-laki

Ahli waris

Bagian

Ashlul Masalah = 6

Anak perempuan

1/2

3

Ayah

1/6 + sisa

3

Akhir kata, mudah-mudahan kita semua senantiasa dalam lindungan Allah swt, senantiasa berpegang teguh kepada Hukum-hukum Allah yang tercantum dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sehinggah kita mendapatkan Rahmat Allah swt dan kembali kepada Allah dalam keadaan Fitrah. Amin ya Rabal Alamiin, Hadaanallah wa Iyyakum Ajma’iin…!!!

By : Muhammad Ali 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s